Kadang aku berpikir kenapa aku berpikir seperti ini ? Aku memang tak mengharapkan mempunyai sifat seperti ini, tapi keadaanlah yang memaksaku menjadi seperti ini.
Aku hidup di lingkungan banyak orang, tapi serasa berada di tempat yang asing...
Teruntuk teman terdekatku
Ku harus jujur Kalian sebenarnya tidak begitu tahu tentang diriku, yang kadang diam tiba-tiba, marah tiba-tiba, mood yang berubah secara cepat.
Memang terkadang kalian tidak mengerti rasanya menjadi saya. Kalian harus tahu saya seperti sebuah batu yang keras yang berada di antara banyaknya batu-batuan, yang ada saatnya nanti terkikis dengan kerasnya air hujan yang menjatuhiku, dan suatu saat bisa di tendang oleh orang-orang yang melewati di antara batu-batuan itu.
Kalian pasti ngak tahu kan rasanya menjadi saya,,,
Terkadang saya berpikir, kalian terima kah saya yang mempunyai kisah yang ngak jelas seperti saya ? itulah yang selalu ada di pikiranku..
Begitu banyak yang saya pikirkan, hingga kadang membuatku cuek terhadap kalian, tapi diantara itu sebenarnya aku peduli juga sama kalian. Tapi gimana ya, kadang rasa ini yang buatku bingung mau bagaimana,,
Teruntuk temanku, tak begitu banyak yang bisa ku lakukan buat bahagiakan kalian. Karna aku tahu, hanya kesedihan yang banyak ku ucapkan dari bibir ini.
Tapi kalian harus tahu, sifatku yang seperti ini, bukan berarti aku tak perduli, bukan berarti aku tak sayang kalian. Namun sulitnya bibirku berucap kepada kalian.
Ku harap, sifat ini hanyalah sebuah respon yang di keluarkan dari hati, smoga bisa di pahami.
Sekian dari kisah hati ini, saya buat bukan untuk jadi sedih, tapi ku buat untuk bisa saling mengerti dan memahami di antara kita. Smoga bisa diambil hikmahnya untuk bisa saling memahami.
Sumber Gambar : http://kesekolah.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar